Artikel

MENGAPA PERLU MEMBACA BUKU?

                Program literasi telah menjadi program wajib untuk diterapkan di sekolah-sekolah. Program literasi tidaklah hanya mencakup kegiatan membaca buku, tetapi juga mencakup kegiatan menyimak, berbicara, dan menulis. Literasi diartikan sebagai proses kegiatan mengakses, memahami, dan menggunakan informasi untuk menjalani kehidupan di masyarakat.

             Sebagai salah satu kegiatan literasi, tampaknya aktivitas membaca buku perlu dibangkitkan lagi. Alasannya, aktivitas siswa cenderung senang mendengarkan, berbicara, dan menulis. Sayangnya, aktivitasnya kurang bermanfaat. Buktinya,  menonton siaran televisi yang bersifat hiburan menjadi acara favorit di kalangan siswa.  Berbicara yang cenderung basa-basi dan menulis status di media sosial yang isinya kurang penting menjadi kegiatan di kalangan siswa pada setiap ada kesempatan.

            Agar aktivitas membaca buku dapat dilakukan dengan efektif, minat baca siswa perlu dibangkitkan. Jika sudah ada minat baca pada diri siswa, program aktivitas membaca buku perlu diintensifkan. Selain itu, ajakan membeli buku sesuai dengan kebutuhan siswa perlu juga dilakukan supaya minat baca tetap tumbuh dan berkembang

Sebenarnya, eksistensi buku sangat vital dalam kehidupan yang serba fatamorgana. Dengan adanya aktivitas membaca buku, banyak manfaat yang didapat oleh siswa. (1) Wawasan religius, sosial, dan budaya semakin bertambah. (2) Ilmu bertambah dan semakin dapat memperdalam ilmu. (3) Keterampilan yang ditekuni akan semakin berdaya guna karena ada informasi yang meningkatkan keterampilan yang telah dimiliki.

Menurut DR. Daoed Joesoef, aktivitas membaca buku sangat penting. Jika tidak dilakukan, hal-hal kurang baik akan terjadi pada diri manusia termasuk pada diri siswa. Kehidupan terasa tidak bermakna. Hal ini diungkap oleh DR. Daoed Joesoef dalam puisi yang berjudul Tanpa Buku berikut ini.

 

TANPA BUKU

Karya: DR. Daoed Joesoef

 

Tuhan membisu

Hati nurani mati

Keadilan bungkam

Semangat ilmiah padam

Filsafat diam

Ilmu pengetahuan lumpuh

Seni dan sastra terlena

Jiwa artistik redup

Segala sesuatu diliputi kegelapan

Pengarang: 
SPM PUJAWAN 24 Agustus 2017
Cover Image: